Pekalongan, tanggal 25-26 Agustus 2025 sebanyak 27 Kelurahan di Kota Pekalongan turut serta dalam pelatihan ini. Setiap KKMP mengirimkan enam wakil terbaiknya, terdiri atas tiga orang pengurus dan tiga orang pengawas koperasi. Jumlah peserta yang mencapai 162 orang menunjukkan antusiasme dan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas SDM dan tata kelola kelembagaan koperasi di tingkat kelurahan. Kehadiran peserta yang begitu besar ini menjadi bukti nyata bahwa geliat koperasi di masyarakat Pekalongan begitu dinamis dan relevan dengan tantangan ekonomi saat ini.
Pelatihan tersebut bukanlah kegiatan formal semata, melainkan merupakan capacity building yang mendalam, menggabungkan teori tata kelola perkoperasian, best practice, simulasi penyusunan dokumen operasional, hingga penerapan sistem informasi keuangan digital koperasi. Workshop kolaboratif ini berhasil membangun sense of belonging antar pengurus dan pengawas KKMP se-Kota Pekalongan, menciptakan jaringan komunikasi dan jejaring advokasi yang solid untuk mendukung tata kelola koperasi yang transparan, profesional, dan adaptif terhadap teknologi digital.
Dukungan Penuh dari YAKKIN dan Tim Trainer Nasional
Keberhasilan pelatihan tak terlepas dari andil besar YAKKIN, lembaga perkoperasian yang telah banyak menorehkan prestasi di ranah pemberdayaan koperasi di Indonesia. YAKKIN menghadirkan para pelatih terbaiknya pada kesempatan penting ini. Mirwan Adipura, seorang trainer nasional yang sudah berpengalaman dalam pendampingan koperasi dari berbagai sektor dan wilayah menjadi fasilitator utama, membagikan kiat-kiat praktis dan inspiratif untuk membangun koperasi yang sehat dan mandiri.

Kemudian, Abdul Razak Naufal, M.Kom, seorang Pakar IT koperasi, CEO PT. ISSO, praktisi koperasi sekaligus seorang Dosen, memberikan pembekalan terkait digitalisasi sistem keuangan koperasi. Dengan pengalaman luas membangun aplikasi keuangan mikro dan mengintegrasikan praktik tata kelola dengan teknologi informasi, Abdul Razak Naufal membimbing peserta dalam simulasi input data, pelaporan keuangan digital, dan manajemen koperasi melalui aplikasi koperasi.

Tak ketinggalan, Tri Agus Setiawan, S.Kom., M.Kom tampil sebagai Ketum Koperasi LKMS Kasuwari dan Ketua Pembina YAKKIN. Ia membagikan pengalaman dalam mengelola koperasi berbasis LKMS model open loop yang telah menjadi rujukan nasional. Tri Agus menekankan pentingnya adaptasi terhadap regulasi terbaru dan syarat compliance laporan keuangan yang dianut oleh SKKNI Koperasi serta Inpres 9/2025.


Sinergi, Jejaring, dan Inovasi dalam Tata Kelola Koperasi
Kegiatan pelatihan selama dua hari ini dirancang untuk memfasilitasi bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga transfer praktik nyata. Peserta diajak memahami jati diri koperasi, prinsip serta nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kelembagaan. Melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi workshop, mereka menyusun dokumen inti koperasi seperti Anggaran Rumah Tangga (ART), Program Kerja, Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang semuanya adalah landasan tata kelola koperasi modern.
Workshop hari pertama berfokus pada pondasi kelembagaan dan perencanaan. Peserta mengikuti materi tentang jati diri koperasi, peran dan fungsi koperasi kelurahan, serta pentingnya tata kelola dan regulasi terbaru. Dalam sesi kelompok, mereka aktif merancang ART dan menyusun program kerja tahunan, dipandu oleh para mentor dan trainer dari YAKKIN yang memberikan saran guna memastikan dokumen yang dihasilkan sesuai dengan regulasi nasional dan kebutuhan lokal KKMP.
Hari kedua menjadi momen krusial dengan agenda penyusunan RAB koperasi, simulasi dokumen SOP operasional untuk layanan simpan pinjam, penjualan, serta layanan anggota. Sesi simulasi sistem informasi keuangan digital menegaskan transformasi koperasi kelurahan Pekalongan menuju era digital. Dengan data input keuangan yang real-time dan pelaporan SHU yang transparan, peserta mulai mempraktikkan sistem pencatatan digital menggunakan software atau Excel, mengapresiasi manfaat transparansi dan efisiensi dalam tata kelola perkoperasian.

Pendampingan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Hal yang menjadi pembeda pelatihan KKMP kali ini adalah pendekatan learning by doing dan pendampingan penuh dari YAKKIN. Setiap peserta tidak hanya belajar teori, tetapi aktif menyusun dokumen riil yang akan digunakan di KKMP masing-masing. Hasil workshop tidak dibiarkan mengendap, melainkan langsung dievaluasi oleh trainer nasional dan mentor YAKKIN. Presentasi kelompok di akhir sesi memberikan ruang bagi peserta untuk belajar dari feedback trainer dan dari kelompok lain, membangun forum diskusi yang berkelanjutan.
Kurasi dokumen pelatihan seperti ART, SOP, RAB dan laporan keuangan menjadi bagian integral penilaian peserta. Hasil evaluasi pelatihan tidak hanya didasarkan pada pre-test dan post-test, tetapi juga pada kualitas dokumen yang dihasilkan dan partisipasi aktif dalam kelompok.
Setiap peserta memperoleh sertifikasi pelatihan yang diakui sebagai syarat rekognisi kompetensi pengurus dan pengawas KKMP. Sertifikat ini tidak sekadar formalitas, melainkan menjadi modal administratif dan kompetensi bagi pengurus dalam tata kelola KKMP ke depan.
Kolaborasi dan Dampak Nyata Bagi Kota Pekalongan

Keberhasilan pelatihan dan pendampingan KKMP di Pekalongan menjadi cerita inspiratif bagi kota-kota lain. Kolaborasi antara pemerintah kota, Dinas Perdagangan Koperasi & UKM, serta YAKKIN membuktikan bahwa sinergi antara kebijakan, pendidikan, dan inovasi teknologi adalah rumus efektif dalam mengangkat koperasi menjadi motor ekonomi rakyat.
Peserta dari 27 kelurahan yang aktif mengikuti pelatihan dan berhasil menyusun dokumen operasional, menjadi pionir tata kelola koperasi digital di tingkat kelurahan. Pembentukan forum komunikasi dan jejaring advokasi usai pelatihan memperkuat basis koordinasi dan konsolidasi KKMP se Kota Pekalongan. Transisi menuju pelaporan digital, sinergi advokasi kebijakan, dan pelatihan berkelanjutan menjamin keberlanjutan dampak pelatihan jauh melampaui acara dua hari tersebut.
Donwload Materi Pelatihan Koperasi:
| Keterangan | File Dokumen |
| Membangun Koperasi melalui Transformasi Digital dan Inovasi Teknologi | Download |
| Materi Pengurus Pengembangan Inovasi Digital KDKMP | Download |
| Modul 1 – Mengapa Berkoperasi | Download |
| Modul 2 – Koperasi Desa | Download |
| Modul 3 – Kelembagaan dan Tata Kelola Koperasi | Download |
| Modul 4 – Manajemen Operasional Aktivitas Bisnis Koperasi | Download |
| Modul 5 – Proposal Bisnis dan Analisis Kelayakannya | Download |
| Modul 6 – Manajemen Keuangan Koperasi | Download |
